Arena Sabung Ayam Resahkan Warga Digerebek

Sebuah lokasi yang di jadikan sebagai arena sabung ayam di Desa / Kecamatan Kendit, Situbondo baru saja di grebek polisi.

Lokasinya sendiri ada di pekarangan rumah salah satu warga. Polisi menggerebek serta mengamankan 4 orang pejudi sabung ayam saat mereka sedang bermain sabung ayam.

Mereka adalah SL, HW, SF, dan juga S yang merupakan warga Krajan, Desa / Kecamatan Kendit. Selain para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti.

Di antaranya adalah uang tunai lebih dari Rp 5 juta dari tangan para penjudi. Lalu ada 7 ekor ayam aduan, kain galangan, dan lain – lain.

“Keempat pelaku sudah ditetapkan tersangka dan langsung ditahan,” kata Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Dedhi Ardi Putra, Selasa 22 Maret 2022.

Judi sabung ayam itu terungkap berdasarkan laporan masyarakat yang resah dan curiga dengan aktivitas judi di lokasi itu.

“Bermula dari pengaduan masyarakat kami kembangkan dan melakukan pengintaian,” kata Kapolres Dedhi.

Ia juga menegaskan kalau keempat pejudi yang di amankan nantinya akan di jerat dengan pasal 303 ayat 1 poin 2 KUHP mengenai perjudian.

Masyarakat juga seringkali merasa resah dengan banyaknya orang di luar daerah yang datang ke lokasi sabung ayam di pekarangan rumah salah satu warganya.

Orang – orang tersebut juga seringkali membawa mobil lengkap dengan ayam aduan dan juga kandangnya yang di duga sebagai pejudi.

Polisi juga menggerebek judi sabung ayam di kawasan Kedungkandang, kota Malang. Ada puluhan motor yang di duga milik penjudi yang ikut di sita.

Penggerebekan sendiri berawal dari adanya laporan masyarakat lewat aplikasi Jogo Malang soal adanya praktik judi sabung ayam di wilayah Kedungkandang.

“Dari sanalah tim Polsek Kedungkandang kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penggerebekan, pada Senin sore 31 Januari 2022 sekitar pukul 16.30 WIB,” ujar Wakapolresta Malang Kota AKBP Deny Heryanto dalam konferensi pers di Mapolresta Jalan Jaksa Agung Suprapto, Rabu 2 Februari 2022.

Menurut Deny, para pejudi sengaja menggelar sabung ayam menjelang sore sampai dengan malam hari. Dan lokasinya selalu berpindah – pindah.

“Kegiatannya berpindah-pindah, ini kebetulan ditangkapnya di Kedungkandang timur ini,” tuturnya. Selain itu, para pejudi juga sengata membuat arena pada sebuah kebun di jalan yang sempit yang tak bisa di akses oleh kendaraan roda empat dan sulit terendus oleh petugas.